oleh

2 Milyar Dana APBN Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI Khusus Pengadaan SAPRODI

KEPAHIANG, Investigasindo.com – Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang  pada bidang Hortikultura setiap tahun anggaran selalu memperoleh anggaran APBN Kementerian Pertanian RI dari Dana Tugas Pembantuan Dirjen Hortikultura.  

Di tahun anggaran 2022 Dana Tugas Pembantuan/Dekosentrasi APBN  Dirjen Hortikultura dianggarkan sebesar  2 Milyar untuk kegiatan pengadaan Saprodi berupa kegiatan Pengadaan Pupuk dan Mulsa guna membantu petani binaan  pada pemetaan kawasan komoditi Horti Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang Bengkulu.

Anggaran 2 Milyar untuk pengadaan pupuk dan mulsa telah tuntas proses pengadaan barang jasa sesuai peraturan yang berlaku pada pengadaan barang jasa yakni dilakukan secara  E- katalog dan pelelangan Non Tender  (PL). Pengadaan barang telah selesai,dari pihak penyedia, pupuk dan Mulsa telah tersalurkan ke kelompok Petani penerima sesuai data Kelompok Tani yang termasuk pada  pengembangan kawasan Tanaman Hortikuktura. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan,S.PKP melalui Kepala Bidang Hortikultura, Budi, SP kepada Investigasindo.com, diruang kerjanya, Selasa,(13/09/2022).

Budi menjelaskan pada pengelolaan dana Tugas Pembantuan Dirjen Hortikultura Tahun 2022  ini, PPK/KPA adalah Kepala Dinas Pertanian dan Bendahara merangkap Tim Teknis adalah dirinya sendiri Budi,SP.

Anggaran dana Dekon TP Hortikultura dan juga kegiatan sudah terlaksana mencapai 80 persen fisik, maupun keuangannya.

Dijelaskan Budi,SP, kegiatan Hortikultura yang dikelola di Satker Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang sebesar 2 Milyar dengan kegiatan adalah pengadaan Pupuk dan Mulsa. Namun, pada Program yang sama untuk pengadaan Bibit dan Benih kegiatannya di  Satker Provinsi Bengkulu  yakni Pengadaan Bibit Bawang Merah telah diterima oleh Kelompok Tani, bahkan sudah panen sekarang di 2 kelompok yakni kelompok Desa Sidorejo dan Desa Sukasari. 

Kegiatan Hortikultura tahun 2022  lokasi kegiatan di Kabupaten Kepahiang yang bibitnya dari Satker Kementerian Pertanian RI masih belum diterima lagi petani adalah bibit Jeruk 30 Ha, Bibit Pokat 20 Ha, dan Bibit Kelengkeng 10 Ha.

Jenis Bibit dan Benih tanaman Hortikultura yang dialokasikan di Kabupaten Kepahiang Sumber APBN Dana TP Dirjektorat Jenderal  Hortikuktura di tahun 2022 adalah Bawang merah seluas 20 ha,Bawang putih seluas 10 Ha, Benih Cabe seluas 30 Ha, Bibit Jeruk seluas 30 Ha, Bibit Kelengkeng Seluas 20 Ha,Bibit POKAT seluas 30 Ha.

Budi,menegaskan bahwa pada kawasan Hortikultura dengan Luas Lahan seluruhnya adalah 140 Hektare dari 6 jenis Komoditi Benih Cabe,Bibit Bawang Merah,Bawang Putih,Bibit Jeruk,Bibit Pokat,Bibit Kelengkeng  yang bersumber dari dana TP Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian dikelola pada 3 Satker Kabupaten,Satker Provinsi dan Satker Kementerian Pertanian RI Pusat.

Bibit yang masih belum diterima/belum dapat tersalurkan kepada Kelompok tani penerima sampai bulan September 2022 adalah Bibit Jeruk seluas 30 Ha,Bibit Pokat Seluas 20 Ha,Bibit Kelengkeng seluas 20 Ha dan Bawang Putih seluas 10 Ha lagi,jelas Budi Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kepahiang,(002/Adv)

BACA JUGA